MAPPING AND PHONOLOGYCAL PROCESS OF BIMANESE

PEMETAAN DAN PROSES FONOLOGIS BAHASA BIMA

Authors

  • Pratiwi Sakti Universitas Teknologi Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.1234/jp.v3i1.606

Keywords:

proses fonologis, perubahan leksikon, peta, asimilasi.

Abstract

 Bahasa Bima adalah satu bahasa yang dituturkan oleh sekitar 610 ribu orang, namun jumlah ini belum termasuk penutur di luar pulau Sumbawa dan Indonesia. Tujuan penelitian ini yakni membuat map dengan menggunakan GIS dan mendeskripsikan proses fonologis dan perubahan leksikon diantara dua dialek. Metode campuran kuantitatif dan kualitatif digunakan untuk menghitung distribus permutasi, menganalisa proses fonologis dan perubahan leksikon. Teori fonologi generatif Schane digunakan untuk menganalisa proses fonologis dan teori perubahan leksikon Crowley digunakan untuk menganalisa perubahan leksikon. Hasil penelitian ini menunjukkan ada 262 perbedaan fonologis dan leksikon antara dua dialek. Ditunjukkan dengan dikonstruksinya 262 peta persebaran bunyi yang berbeda antara dua dialek. Beberapa perubahan fonologis seperti asimilasi, penambahan vocal atau konsonan yang disebut dengan epintesis, dan penghilangan vocal dan konsonan awal. Dari data temuan itu, perubahan leksikon menunjukkan perubahan yang sangat signifikan.

Published

2020-06-22

How to Cite

Sakti, P. . (2020). MAPPING AND PHONOLOGYCAL PROCESS OF BIMANESE: PEMETAAN DAN PROSES FONOLOGIS BAHASA BIMA. JURNAL PSIMAWA , 3(1), 39-45. https://doi.org/10.1234/jp.v3i1.606

Issue

Section

Articles