PENGENDALIAN RESIKO BAHAYA NAIK TURUN TANGGA DENGAN MEMASANG ANTI TOE SLIP DAN PENERAPAN THREE POINT CONTACT DI AREA SRU PERTAMINA RU IV CILACAP

Authors

  • Khotibul Umam Universitas Teknologi Sumbawa
  • Andy Tirta Universitas Teknologi Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.36761/jt.v5i1.1000

Keywords:

resiko bahaya, anti toe slip, three point contact

Abstract

The occupational hazard risks that generally occur in the RFCC refinery area, namely
the event of a fall while going up or down stairs. Usually this happens because of the concept of three
the point of contact is often overlooked, namely the safe and secure use of the stairs
maintains three points of contact at all times. In addition, anti-coin innovation is also applied
slip as a double safety in working when going up and down stairs. The purpose of
This study was to determine the effect of using anti toe slip and threepoint method
contact in going up and down stairs and the level of understanding of workers in education
regarding the risk of hazards in the area of ??the RFCC Pertamina RU IV Cilacap Refinery. To
get comprehensive data in research, used qualitative analysis methods
descriptive, where the data is translated from the results of field observations in the form of interviews
and a questionnaire with relevant questions. Furthermore, the data is analyzed and presented
in the form of a diagam or histogram. This study shows that the use of anti
toe slip and the application of three point contact is very important because it can
minimize the occurrence of falls when going up and down stairs during work.
As many as 64% and 24% of respondents stated that the use of this method was very strong
it is safe to work at a height because of the safety equipment that prevents slippery
when going up the stairs. While the concept of thee point contact can help workers to
continue to focus on positioning the hands and feet while on the stairs so that the incident
falling can be avoided. Providing education about the use of anti toe slip and three
point of contact is a factor that also determines the level of security at work at
the height when using the stairs. Of the 50 respondents who were observed, as much as 94%
I totally agree that education makes workers more understanding and aware
with safety equipment that must be used and of course prevent from
risk of falling while climbing stairs.

References

REFERENSI

ANSI/ISEA Z358.1-2014. Guardian Emergency

Eyewash and Shower Techonology.

Ayu Erinovita, D. (2020). Identifikasi Bahaya,

Penilaian, dan Pengendalian Risiko Unit

Nht Foc I Pt Pertamina (Persero) Ru Iv

Cilacap.

Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi

Fungsi dan Tugas

www.bphmigas.go.id

BPJS Ketenagakerjaan 2016. Jumlah

kecelakaankerja di Indonesia masih

tinggi.www.bpjs.ketenagakerjaan.go.id

Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI.

Permenakertrans No.

PER.04/MEN/1980 tentang Syarat-syarat

Pemasangan APAR.Jakarta : Departemen

Tenaga Kerjadan Transmigrasi RI.

Depkes RI. 2002. Keputusan Menteri Kesehatan

Republik Indonesia No.

/MENKES/SK/XI/2002 tentang

Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja

Perkantoran dan Industri. Jakarta : Depkes

RI.

Dewi, F. S. (2020). Analisis Risiko Keselamatan

Kerja Pada Pekerjaan Scaffolding. Jurnal

Teknik Ibnu Sina (Jt-Ibsi), 5(01), 1-11.

Irwansyah, M., Lady, L., & Umiyati, A. (2017).

Pengendalian Risiko Kecelakaan Kerja

Pada Proses Bongkar Muat Produk Dengan

Pendekatan Hira (Studi Kasus Di Pt. Xyz).

Jurnal Teknik Industri Untirta.

Kementerian Energi dan Sumber Daya

Mineral.2018. Data Kecelakaan Kerja

Kegiatan

Hulu.http://statistik.migas.esdm.go.id/inde

x.php?r=dataKecelakaanKerjaHulu/index.

Kementerian Energi dan Sumber Daya

Mineral. (29 April 2018)

LM FEUI. 2012. Analisis Industri Minyak Dan Gas

Di Indonesia. (16 April 2018).

Nopiyanti, E., & Muttaqin, A. (2020).Hubungan

Iklim Keselamatan Dengan Budaya K3 Di

Proyek Citra Tower Kemayoran. Jurnal

Bidang Ilmu Kesehatan, 10(1), 1-22.

Osha 3071.(2002). Job Hazard Analysis.Usa:

Department Of Labor.

Pemerintah Republik Indonesia.1970. Undangundang

No. 1 Tahun 1970 tentang

Keselamatan Kerja.Jakarta : Pemerintah

RI.

Pemerintah Republik Indonesia. 1979. Peraturan

Pemerintah RI No. 11 Tahun 1979 tentang

Keselamatan Kerja Pada Pemurnian dan

Pengolahan minyak dan Gas Bumi.

Jakarta: Pemerintah RI.

_________2004.Peraturan Pemerintah No. 36

Tahun 2004 tentang Kegiatan Usaha Hilir

Minyak dan Gas Bumi.Jakarta :

PemerintahRI.

_________1984.Undang-undang No. 4 Tahun 1984

tentang Ketentuan Pokok Pengelolaan

Lingkungan Hidup.Jakarta: Pemerintah RI.

_________1999.Peraturan Pemerintah No.41 Tahun

tentang Pengendalian Pencemaran

Udara.Jakarta : PemerintahRI.

_________1999.Peraturan Pemerintah RI No. 18

Tahun 1999 tentang Pengelolaan Limbah

B3.Jakarta : PemerintahRI.

_________2001.Peraturan Pemerintah No.82 Tahun

tentang Pengelolaan Kualitas Air dan

Pengendalian.Jakarta : PemerintahRI.

_________2003. Undang-undang No. 13 Tahun

tentang Ketenagakerjaan .Jakarta :

PemerintahRI.

_________2012.Peraturan Pemerintah No.50 Tahun

tentang Penerapan Sistem

Manajemen Keselamatan dan Kesehatan

Kerja.Jakarta : PemerintahRI.

_________2015.Peraturan Presiden RI No. 146

Tahun 2015 tentang Pelaksanaan

Pembangunan dan Pengembangan Kilang

Minyak di dalam Negeri.Jakarta :

PemerintahRI

Ponda, H., & Fatma, N. F. (2019). Identifikasi

Bahaya, Penilaian Dan Pengendalian

Risiko Keselamatan Dan Kesehatan Kerja

(K3) Pada Departemen Foundry Pt.

Sicamindo. Heuristic: Jurnal Teknik

Industri, 16(2).

Ramli, S. (2010). Sistem Manajemen Keselamatan

Dan Kesehatan Kerja Ohsas 18001.

Jakarta:Dian Rakyat.

Restuputri, D. P., & Sari, R. P. D. (2015). Analisis

Kecelakaan Kerja Dengan Menggunakan

Metode Hazard And Operability Study

(Hazop). Jurnal Ilmiah Teknik Industri,

(1), 24-35.

Standar Nasional Indonesia.2008. Standar Nasional

Indonesia ISO/IEC 17025 Tahun 2008.

Suhardi, B. (2008). Perancangan Sistem Kerja Dan

Ergonomi Industri. Jakarta: Direktorat

Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan.

Sugiyono 2013. Metode penelitian kuantitatif

kualitatif dan R&D. Bandung : afabeta

Sugiyono 2015. Metode penelitian.Bandung :

afabeta.

Tarwaka, K. (2014). Kesehatan Kerja Manajemen

Dan Implementasi K3 Di Tempat Kerja.

Tim HSE PT. Pertamina. 2013. HSE Plan.Jakarta :

PT. Pertamina.

Undang-Undang RI. 1970. Undang-Udang No. 1

tahun 1970 tentang keselamatan kerja.

Undang Undang RI. 2011. Undang-Undang RI No.

Tahun 2011 tentang Badan

Penyelenggara Jaminan Sosial

ESDM.2017. Laporan

KinerjaDirektoratJenderalMigas20

https://migas.esdm.go.id/uploads/

post/LAKIP-2017.pdf

Published

2021-02-21

Issue

Section

Articles