IDENTIFIKASI SENYAWA BIOFLAVONOID PADA PROPOLIS HASIL EKSTRAKSI DARI SARANG LEBAH MADU HUTAN SUMBAWA (APIS DORSATA)

Penulis

  • Wawat Rodiahwati Universitas Teknologi Sumbawa
  • Ariskanopitasari Universitas Teknologi Sumbawa
  • Imam K Saleh Universitas Teknologi Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.36761/jt.v3i2.239

Kata Kunci:

sarang lebah Apis dorsata, propolis, bioflavonoid

Abstrak

Propolis merupakan salah satu produk potensial yang dapat dihasilkan dari olahan sarang lebah madu hutan. Selama ini, petani madu di Desa Batu Dulang, Kabupaten Sumbawa hanya mengambil madu hutan dengan cara ditiriskan dan disaring langsung dari sarangnya. Setelah itu, sarang lebah tidak dimanfaatkan dengan optimal. Padahal, pada sarang lebah madu tersebut terdapat propolis yang kaya akan bioflavonoid.Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan propolis dari sarang lebah madu hutan Sumbawa Apis dorsata dan mengidentifikasi senyawa bioflavonoid yang terkandung di dalamnya.

Metode yang dilakukan adalah metode eksperimen yang terdiri atas dua tahap. Tahap pertama adalah ekstraksi propolis dari sarang lebah madu Apis dorsata dengan menggunakan metode maserasi dan pemanasan gelombang mikro (microwave assisted extraction). Setelah ekstrak propolis diperoleh, tahap penelitian selanjutnya adalah mengidentifikasi senyawa bioflavonoid yang terkandung menggunakan metode spektrofotometer UV-Vis. Analisis yang dilakukan adalah analisis rendemen dan total bioflavonoid.

Pada laporan kemajuan ini, propolis berhasil diekstrak dari sarang lebah madu hutan Apis dorsata, dari Desa Batu Dulang, Kabupaten Sumbawa. Rata-rata rendemen yang dihasilkan adalah 24.43% untuk perlakuan konsentrasi dan pemanasan microwave. Dari tiga konsentrasi pelarut propilen glikol yang digunakan, konsentrasi 20% merupakan konsentrasi pelarut yang optimal dalam menghasilkan rendemen propolis ekstrak pada penelitian ini, yaitu mencapai 30%. Senyawa bioflavonoid dari ketiga konsentrasi akan diuji pada tahap selanjutnya dari penelitian ini.

Referensi

Bankova, V. 2005. Chemical diversity of propolis and the problem of standardization. J. Ethnopharmacol. 100, 114–117.Bankova, V. 2009. Chemical Diversity of Propolis makes it a Valuable Source of New Biologically Active Compounds. J ApiProducts ApiMed Sci 1: 23 – 28.Benskota, A.H., Tezuka, Y., Kadota, S. 2001. Recent progress in pharmacological research of propolis. Phytoter Res 15: 561 – 571.Burdock, G.A. Review of the biological properties and toxicity of bee propolis. Food Chem Toxicol 1998, 36: 347 - 636.Chanda, S dan Dave, R. 2009. In vitro models for antioxidant activity evaluation and some medicinal plants possessing antioxidant properties: An overview. African Journal of Microbiology Research Vol 3 (13), pp 981-996.Farre, R., Frasquet, I., Sanchez, A. 2004. El Propolis y La Salud (Propolis and  Human Health).Ars Pharmaceutica, Vol. 45, No. 1, Hal. 21-43.Hasan, AEZ., Mangunwidjaja, D., Sunarti, T.C., Suparno, O., dan Setiyono, A. 2013. Optimasi ekstraksi propolis menggunakan cara maserasi dengan pelarut etanol 70% dan pemanasan gelombang mikro serta karakterisasinya sebagai bahan anti kanker payudara. Jurnal Teknologi Industri Pertanian Vol 23, No. 1, Hal. 13-21.Heo, H.J., Lee, C.Y. 2004. Protective effects of quercetin and vitamin C against oxidative stress induced neurodegeneration.  Journal Agric Food Chem, 52: 7514-7517.Jack, C.J., Lucas, H.M., Webster, T.C., Sagili, R.R. 2016. Colony Level Prevalance and Intensity of Nosema ceranae in Honey Bees (Apis mellifera L.). PLoS ONE 11 (9): e0163522. DOI: 10.1371/journal.pone.0163522.Julmansyah. 2010. Madu Hutan Menekan Deforestasi, Jalan Lain Konservasi DAS dan Adaptasi Perubahan Iklim. Jaringan Madu Hutan Sumbawa (JMHS).CV. Arti Bumi Intaran. Yogyakarta.Koeniger, N., Koeniger, G., and Tingek, S. 2010. Honey Bees of Borneo: Exploring the centre of Apis diversity. Natural History Publications (Borneo). Kota Kinabalu, Sabah, Malaysia.Taiz, E. Zeiger. 2008.Plant Physiology edisi 5.Mentor-Marcel et al. 2001. Genistein in the diet reduces the incidence of poorly differentiated prostatic adenocarcinoma in transgenic mice (TRAMP).Cancer Res, 61: 6777-6782.Middleton et al. 2000. The Effect of Plant Flavonoids on Mamalian cells : Implication for information, heart isease, and cancer.Pharmacol, Rev. 52: 673-751.Miyagi et al. 2000. Inhibit ion of azoxymethane-induced colon cancer by orange Juice. Nutr Cancer, Vol. 36: 224-229.Oldroyd, B.P., Wongsiri, S. 2006. Asian Honey Bess: Biology, Conservations and Human Interactions. Harvard University Press Cambridge. United Kingdom.Rahmawan, L.S. 2008.  Isolasi dan Identifikasi Flavonoid dari daun Dewandaru (Eugenia uniflora L). Skripsi. Univ Muhammadiyah, Surakarta.Sforcin, J.M., Bankova, V. 2011. Propolis: Is there a potential for the development of a new drugs?. J Ethnopharmacol 133: 253 – 260.

Diterbitkan

2019-06-06

Terbitan

Bagian

Articles