UJI AKTIVITAS ANTIOKSIDAN SERBUK EKSTRAK BELIMBING WULUH (Averrhoa blimbi L.)

Penulis

  • Sahri Yanti Universitas Teknologi Sumbawa
  • Dinar Suksmayu Saputri Universitas Teknologi Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.36761/jt.v3i2.252

Kata Kunci:

Aktivitas Antioksidan, Serbuk Ekstrak

Abstrak

Averrhoa Blimbi L. tersebar di seluruh Indonesia sebagai tanaman kebun rumah. Belum dikembangkan dan dikembangkan pemanfaatannya. Pemanfaatan Averrhoa Blimbi L. ini yang bisa dicoba adalah sebagai serbuk instan. Buah ini mengandung unsur kimia yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Penelitian ini mencoba untuk menyelidiki variasi konsentrasi ekstrak Averrhoa Blimbi L. pada aktivitas antioksidan dengan menggunakan metode DPPH (1, 1-difenil-2-pikrilhidrazil) dan spektrofotometer UV-Vis. Berdasarkan hasil uji aktivitas antioksidan, ditemukan bahwa perlakuan yang berbeda menunjukkan aktivitas antioksidan yang berbeda. Pada konsentrasi Averrhoa Blimbi L .: gula, Y1 (1: 1) adalah -7,8%, Y2 (2: 1) adalah -3,4%, dan Y3 (4: 1) adalah 48,4%. Ini menunjukkan bahwa semakin banyak ekstrak Averrhoa Blimbi L. ditambahkan, semakin tinggi aktivitas antioksidannya. Tes organoleptik dalam penelitian ini meliputi warna, aroma, tekstur, dan rasa. Perawatan yang paling disukai adalah Y3 (Averrhoa Blimbi L .: gula: = 4: 1). Tingkat skor penerimaan panelis pada parameter uji ditunjukkan sebagai berikut: warnanya 2,34 (kuning cerah), aromanya 2,45 (sedikit aroma asam), teksturnya 2,21 (halus), dan rasanya 2,15 (manis dan sedikit asam).

Referensi

Badan Standarisasi Nasional. 1996. SNI 01-4320-1996: Syarat Mutu Minuman Serbuk Instan. Badan Standarisasi Nasional. Jakarta.
Baliwati, Y. F., A. Khomsan dan C. M. Dwiriani, 2004, Pengantar Pangan dan Gizi, Penebar Swadaya, Jakarta.
Bernasconi, G., H. Grester, H. Hauser, H. Satuble dan E. Schneiter, 2005. Teknologi Kimia Bagian 2. Terjemahan L, Hadojo, Pradnya Paramita, Jakarta.
Buckle, K. A., R. A. Edwards., G. H. Fleet, dan M. Wooton. 1987. Ilmu Pangan (terjemahan). UI Press, Jakarta.
Cooper and Emory .1997. Metode Penelitian Bisnis. Jakarta: Erlangga.
De Groot, H. dan Rauen, U., 1998, Tissue Injury By Reactive Oxygen Species and the Protective Effects of Flavonoids, Fundam. Clin. Pharmachol., 12, 249-255.
Earle, R.L. (2000). Unit Operation In Food Processing. II Edition or Letter. Pergamen Press, New York.
Ferawati, Y. (2005), Pengaruh Konsentrasi CaCl2 dan Metode Pengeringan Terhadap Sifat Fisik, Kimia dan Organoleptik Belimbing Wuluh Kering, Skripsi, JurusanTeknologi Hasil Pertanian, Universitas Muhammadiah Malang, Malang.
Gaman PM, Sherington KB. 1992. Ilmu Pangan, Pengantar Ilmu Pangan,Nutrisi dan Mikrobiologi, Murdijati G, et al, Penerjemah, Yogyakarta:Penerbit Gajah Mada University Press, Terjemahan dari: The Sciece Of Food, An Introduction to Food Science, Nutricion and Mikrobiology.
Gardjito, Theresia Fitria Kartika Sari dan Murdijati. 2005, Pengaruh Penambahan Asam Sitrat Dalam Pembuatan Manisan Kering Labu Kuning (Cucurbita Maxima) Terhadap Sifat-Sifat Produknya, Jurnal Teknologi Pertanian, 1(2): 81-85.
Gill, M.I., Tomas, F.A.B., Pierce, B.H., and Kader, A.A., 2002, Antioxidant Capacities, Phenolic Compounds, Carotenoids, and Vitamin C Contents of Nectarine, Peach, and Plum Cultivars from California, J. Agric. Food Chem,50, 4976-4982.
Hanani, E., A. Mun’im., R. Sekarini. 2005. Identifikasi senyawa antioksidan dalam spons Callispongia sp dari Kepulauan Seribu. Majalah Ilmu Kefarmasian 2:127- 133.
Hassanbaglou, B., Hamid, A. A., Roheeyati, A. M., Saleh, N. M., Abdulamir, A. S., Khatib, A., Sabu, M. C. (2012), “Antioxidant Activity of Different Extracts From Leaves of Pereskia bleo (Cactaceae)”, Journal of Medicinal Plants Research, Vol. 6, No. 15, hal 2932-2937.
Hernani, Raharjo, M, (2005), Tanaman Berkhasiat Antioksidan, Penebar Swadya, Jakarta.
Horton, H. R. Et al. (2006), Principles of Biochemistry, 4th ed. Upper Saddle River, NJ: Pearson/prentice.
Ikram, E. H. K, Ismail, A, et al. (2009), “Antioxidant capacity and total phenolic content of malaysian underutilized fruits”. Journal of Food Composition and Analisys, Vol. 22, No. 5, hal 388-393.
Inyu. 2006. “Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbiL.)”. http://inyu.multiply.com. Diakses pada hari Kamis, 2 Februari 2017.
Kekuda T. R. P., Vinayaka K. S., Kumar S. V. P., Sudharshan S. J. 2010, Antioxidant and Antibacterial Activity of Lichen Extracts, Honey and Their Combination, Journal of Pharmacy Research, 2 (12): 1875-1878.
Kumalaningsih. (2006). Antioksidan Alami Penangkal Radikal Bebas. Trubus Agrisarana. Surabaya.
Kumalaningsi S. dan Supriyanto, 2006. Tamarillo (Terung Belanda). Trubus Agrisarana, Surabaya.
Luthana, Y. K., 2009. Asam Sitrat. http://www.wikipedia.org. Diakses pada tanggal 21 agustus 2017.
Masaki, H. (2010) “Role of Antioxidants in the Skin: Anti-Aging Effects”. Journal of Dermatological Science. 58:85-90.
Muchtadi, 2010. Ilmu Pengetahuan Bahan Pangan. Bogor: Alfabeta CV.
Molyneux, P. (2004). “The Use of the Stable Free Radical Diphenylpicrylhydrazil (DPPH) for Estimating Antioxidant Activity”. Songklanakarin J. sci. technol. 26 (2): 211-219.
Permana. 2008. “Bagaimana Cara Membuat Minuman Serbuk Instan”. http://awpermana.com. Diakses pada hari Rabu, 8 Februari 2017.
Setyaningsih, D., Apriyantono, A., dan Puspita, S.M. 2010. Analisa Sensori untuk Industri Pangan dan Agro. IPB Press. Bogor.
Sofia, D. 2006. “Antioksidan dan Radikal Bebas”. http://www.chemistry.org.
Subhadrabandhu, S. 2001. Under Utilized Tropical Fruits of Thailand. Food and Agriculture Organization of the United Nations Regional Office for Asia and the Pacific. Bangkok, Thailand.
Suhartono, E., Fujiati, Aflanie, I. (2002). Oxygen toxicity by radiation and effect of glutamic piruvat transamine (GPT) activity rat plasma after vitamine C treatmen, Diajukan pada Internatinal seminar on Environmental Chemistry and Toxicology, Yogyakarta.
Sunarni, T. (2005). “Aktivitas Antioksidan Penangkap Radikal Bebas Beberapa Kecambah dari Biji Tanaman Familia Papilionaceae”, Jurnal Farmasi Indonesia, Vol. 2, No. 2, hal. 53-61.
Tahir, I., Wijaya, K., Widianingsih, D. (2003), “Terapan Analisis Hansch untuk Aktivitas Antioksidan Senyawa Turunan Flavon/Flavonol”, Seminar on Chemometrics- Chemistry Dept Gadjah Mada University, 25 Januari. Yogyakarta.
Winarno, F. G. 2002. Kimia Pangan dan Gizi. PT. Gramedia Pustaka Utama: Jakarta.
Winarno, F.G. (1997). Kimia Pangan dan Gizi. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.
Winarno F.G, Fardiaz S, Fardiaz, D. 1980. Pengantar Teknologi Pangan. PT. Gramedia, Jakarta.
Winarti, S. 1998. Mikroflora Fermentasi Gatot (Molded cassava) Tradisional. Skripsi.Yogyakarta: Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Gadjah Mada.
Zakaria Z. A., Mohd N. A., Hazalin N., et al, 2007. Antinociceptive, anti-inflammatory and antipyretic effects of Muntingia calabura aqueous extract in animal models. J. nat. med. 61:443-8.

Diterbitkan

2019-07-05

Terbitan

Bagian

Articles