PARADIGMA PENDIDIKAN MULTIKULTURAL DALAM KERAGAMAN MAHASISWA NUSANTARA DI RUMAH SUSUN MAHASISWA (RUSUNAWA) UNIVERSITAS TEKNOLOGI SUMBAWAThe diversity of students from various regions of Indonesia who live in dormitories of Student Flats (Rusunawa) Sumbawa

Penulis

  • Lukmanul Hakim Universitas Teknologi Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.36761/jt.v3i2.257

Kata Kunci:

Pendidikan Multikultural, Mahasiswa Nusantara, Rusunawa

Abstrak

Keragaman mahasiswa dari berbagai daerah Indonesia yang tinggal  di asrama Rumah Susun Mahasiswa (Rusunawa) Universitas Teknologi Sumbawa membawa ciri khas tersendiri pada banyak hal. Keragaman suku, adat istiadat, tradisi, bahasa hingga agama memungkin terjadinya jarak antarmahasiswa. Upaya untuk menemukan visi dan misi dalam pengelolaan, diperlukan pandangan yang universal atas perbedaan-perbedaan tersebut. Hal itulah, pendidikan multikultural menjadi penting sebagai upaya penanaman akan keberagaman. Pendididikan multikultural diperlukan untuk mengurangi terjadinya konflik horizontal antara antarmahasiswa atau kelompok penghuni karena perbedaan budaya, etnis, adat istiadat, dan agama (aliran). Paradigma pendidikan multikultural, prinsip dalam pemerogramannya diharapkan membawa suasana keharmonisan dan rasa saling menghormati antarindividu dalam suasana saling ketergantungan dan penuh tanggung jawab.

Referensi

DAFTAR PUSTAKA
Ambarudi, R. Ibnu. 2016. “Pendidikan Multikultural untuk Membangun Bangsa yang Nasionalis Religius”, dalam Jurnal Civics Vol. 13 No. 1, Juni 2016
Azzuhri, Muhandis. 2012. “Konsep Multikulturalisme Dan Pluralisme Dalam Pendidikan Agama (Upaya Menguniversalkan Pendidikan Agama dalam Ranah Keindonesiaan)”, dalam Jurnal Forum Tarbiyah, Vol. 10, No. 1, Juni 2012.
Batubara, Hamdan Husein & Dessy Noor Ariani.2018. Desain Pengembangan Pendidikan Multikultural di Sekolah Dasar(https://www.researchgate.net/publication/326479786_desain_pengembangan_pendidikan_multikultural_di_sekolah_dasar, 25 Maret 2019).
Ibrahim, Rustam. 2013. “Pendidikan Multikultural: Pengertian, Prinsip, dan Relevansinya dengan Tujuan Pendidikan Islam”, dalam Jurnal ADDIN, Vol. 7, No. 1, Februari 2013.
Koentjaraningrat. 2009. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.
Larasati, Minten Ayu. 2015. “Prinsip dan Dimensi pendidikan Multikultural”. https://www.kompasiana.com/minten_ayu_larassati/550d6e54813311e078b1e8cd/prinsip-dan-dimensi-pendidikan-multikultural, Diakses 28 Februari 2019
Munadlir, Agus. 2016. “Strategi Sekolah Dalam Pendidikan Multikultural”. Jurnal JPSD: Jurnal Pendidikan Sekolah Dasar, Vol. 2, No. 2 Agustus 2016.
Parekh, Bikhu. 2008. Rethinking Multiculturalism: Keberagaman Budaya dan Teori Politik. Yogyakarta: Kanisius
Suparta, Mundzier. 2008. Islamic Multicultural Education: Sebuah Refleksi atas pendidikan Agama Islam di Indonesia. Jakarta: Al Ghazali Center.
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Wahid, Abdul. 2009. Pendidikan Agama islam dalam Perspektif Multikulturalisme. Jakarta: Balai litbang Agama.

Diterbitkan

2019-07-05

Terbitan

Bagian

Articles