ANALISIS EFEKTIFITAS ANGKUTAN UMUM SUMBAWA - EMPANG, EMPANG - SUMBAWA

Penulis

  • Nursia Universitas Teknologi Sumbawa
  • Eti Kurniati Universitas Teknologi Sumbawa
  • Hermansyah Universitas Teknologi Sumbawa

DOI:

https://doi.org/10.36761/jt.v5i3.1311

Kata Kunci:

Headway, Load Factor, Waktu Tunggu, Frekunsi dan Kecepatan

Abstrak

Meningkatnya permintaan pelayanan transportasi dalam mendukung kegiatan masyarakat
SumbawaEmpang ataupun sebaliknya, jumlah angkutan umum dari waktu ke waktu terus
bertambah tanpa adanya pembatasan jumlah armada, sehingga kinerja angkutan tidak
diketahui. Untuk mengatasi hal tersebut jumlah angkutan umum perlu disesuaikan dengan
kebutuhan penumpang yang tersedia dengan cara menganalisis kinerja angkutan umum.
Adapun tujuan penelitian ini adalah mengetahui efektifitas kinerja angkutan umum pada
rute Sumbawa Empang dan sebaliknya. Metode yang digunakan dengan melakukan
pendekatan berdasarkan Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor
SK.687/AJ.206/DRJD/2002 tentang kinerja operasional angkutan umum. Hasil penelitian
didapatkan nilai load factor yaitu 87.4 % dan 89.7 % dalam kategori kinerja angkutan
cukup baik, frekuensi rata-rata 2 kend/jam, headway rata-rata 26 menit dan 23 menit,
waktu pelayanan 9.30 jam dan 8.30 jam dalam kategori kinerja angkutan tidak baik, serta
kecepatan rata-rata 27,12 km/jam dan 38.52 km/jam, waktu perjalanan 4.05 jam dan 2.57
jam, waktu tunggu rata-rata 13 menit dan 12 menit dalam kategori kinerja angkutan baik.
Hasil analisis data menunjukkan bahwa kinerja angkutan umum Sumbawa Empang,
Empang Sumbawa ada empat parameter yang tidak mencapai dari kategori efektif yang
belum memenuhi dan melebihi standart, sehingga perlu adanya perbaikan dari Dinas
Perhubungan.

Referensi

REFERENSI

Abadi. K & Ruskandi (2016) Evaluasi Kebutuhan

Angkutan Umum Penumpang Kota

Malang (Studi Kasus Rute Arjosari–

Dinoyo–Landungsari), Volume 14,

Nomor 1, Hal. 73 – 83

Andriansyah.(2015). Manajemen Transportasi

Dalam Kajian Dan Teori Senayan. Jakarta

Pusat: Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu

Politik Universitas Prof.Dr. Moestopo

Beragama

Direktur Jenderal Perhubungan Darat. (2002).

Pedoman Teknis Penyelenggraan

Angkutan Penumpang Umum Diwilayah

Perkotaan Dalam Trayek Tetap Dan

Teratur. Direktorat Jenderal Perhubungan

Darat: Departemen Perhubungan RI

Murti.L.N.F& Agusdini. T.M.C (2019) Evaluasi

Kinerja Angkutan Umum Penumpang

Trayek Lyn D Jurusan Terminal

Rajekwesi – Dander Kabupaten

Bojonegoro, 2715-4513 Pradana.M.F, Intari. D.E& Apriardiati.L (2017)

Evaluasi Kinerja Pelayanan Dan Jumlah

Armada Angkutan Kota Di Kota

Tangerang (Studi Kasus : Trayek

Angkutan Kota T.01, Terminal Poris

Plawad–Jatake), Volume 6 No 2

Rumayar.A.L.E, & Sendow. T.K (2016) Analisis

Kebutuhan Angkutan Umum Penumpang

Kota Manado (Studi Kasus : Paal Dua –

Politeknik), Vol.4 No.6

Winaya. A (2017) Analisis Kebutuhan Jumlah

Armada Angkutan Umum Trayek Terminal Benowo-Kalimas Barat (Lyn BJ)

Kota Surabaya, Vol. 2 No.1

Warpani, Suwarjoko.P. (1990). Perencanaan

Sistem Perangkutan. Bandung: Institut

Teknologi Bandung

NF,.Darmarita,.P.Mohammad,.M.,&Anggit.,S.R.

(2018). Evaluasi Kinerja Angkutan Kota

Berdasarkan Kuantitas Pelayanan Di Kota

Balikpapan. Institut Teknologi Kalimantan:

SNITT Politeknik Negeri Balikpapan 2018

ISBN: 978-602-51450-1-8P

Diterbitkan

2021-10-21

Terbitan

Bagian

Articles