TINGKAH LAKU KERBAU LUMPUR (BEHAVIOR) YANG DIPELIHARA SECARA EKSTENSIF DI PADANG SABANA DORO NCANGA KAWASAN TAMBORA KABUPATEN DOMPU NUSA TENGGARA BARAT

Penulis

  • Husni Universitas Teknologi Sumbawa
  • Imam Munandar Universitas Teknologi Sumbawa
  • irwansyah Universitas Teknologi Sumbawa
  • Chairussyuhur Arman Universitas Mataram

DOI:

https://doi.org/10.36761/jt.v5i3.1318

Kata Kunci:

Feeding, wallowing behaviours, Doro Ncanga,

Abstrak

Kerbau (Bubalus bubalis) merupakan salah satu ternak ruminansia besar yang memiliki
kontribusi yang cukup penting dalam pembangunan peternakan nasional. Kerbau
memiliki keunggulan tersendiri untuk dikembangkan karena dapat bertahan hidup dengan
pakan berkualitas rendah, toleran terhadap parasit tropis serta keberadaannya telah
menyatu dengan kehidupan petani di pedesaan. Di Kabupaten Dompu, populasi kerbau
sebagian besar terkonsentrasi di padang sabana Doro Ncanga kawasan Tambora. Di
padang ini umumnya kerbau dipelihara secara ekstensif dan keberadaanya jauh lebih
dahulu dari pada ternak sapi.
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui tingkah laku makan dan tingkah laku berkubang
di padang sabana Doro Ncanga Kabupaten Dompu NTB. Hasil penelitian ditunjukkan
pada Gambar 4.2 yaitu aktivitas makan dan aktivitas mencium, merenggut, mengunyah,
dan menelan makanan. Aktivitas berkubang di dua lokasi di mata air Hodo dan Mada Oi
Rao ditunjukkan pada (Gambar 4.3, 4.4, dan 4.5). Pada pagi hari mulai pukul 07:30 -
08:35 wita kawanan kerbau berangkat beriringan menuju ke kubangan dan sore hari
sekitar pukul 17:00 - 18:30 wita naik kembali ke lereng gunung atau perbukitan di
kawasan Gunung Tambora. Waktu berkubang kerbau Doro Ncanga di kedua lokasi
tersebut berbeda. Kawanan kerbau lumpur yang menuju Mada Oi Rao (Gambar 4.6) mulai
berkubang pukul 09:30-15:00 wita, sedangkan di kubangan Mada Oi Hodo (Gambar 4.7)
mulai berkubang pukul 09:00 - 15:30 wita, dan tidak ada perbedaan waktu dikedua
kubangan tersebut. Spada sore hari di kedua kubangan (Hodo dan Mada Oi Rao) masingmasing
kerbau akan naik ke bukit pada pukul 17:00 - 18:30 wita untuk istirahat dan
merumput pada (Gambar 4.8). Pada malam hari hingga pagi pukul 18:00 hingga pukul
06:00 subuh kerbau istrahat atau memamah biak ditujukkan pada (Gambar 4.9).

Referensi

REFERENSI

Baerjee, 1982. Studi Perilaku Makan Dan

Berkubang Kerbau Lumpur (B. bubalis

carabanesis) Di Kecamatan Munte,

Kecamatan Kabanjahe Dan Kecamatan

Mardingding Kabupaten Karo.

Beri Regbuna Surbakti1, Hamdan, dan Usman

Budi, 2013. (Studies of Ingestive and

Wallow Behavioral of Mud Buffalo

(B.Bubalis carabanesis) in Munte,

Kabanjahe and Mardingding, Karo Regency.

J. Peternakan Integratif Vol. 2 No. 1; 13-21.

Banerjee, G. C. 1982. A Textbook of Animal

Husbandry. Fifth Edition. Oxford & IBH

Publishing Co. New Delhi.

BPS, 2015. Dompu Dalam Angka. Badan Pusat

Statistik Kabupaten Dompu. Dalam Angka.

Hamdan, A., E.S. Rohaeni & A. Subhan. 2006.

Karakteristik sistem pemeliharaan kerbau

rawa di Kalimantan Selatan. hlm.170?177.

Prosiding Lokakarya Nasional Usaha Ternak

Kerbau Mendukung Program Kecukupan

Daging Sapi. Sumbawa, 4?5 Agustus 2006.

Pusat Penelitian dan Pengembangan

Peternakan bekerja sama dengan Direktorat

Perbibitan, Direktorat Jenderal 39

Peternakan, Dinas Peternakan Provinsi Nusa

Tenggara Barat, dan Pemerintah Kabupaten

Sumbawa.

Markvichitr, K. 2006. Role of reactive oxygen

species in the buffalo sperm fertility

assessment. Proceedings of Internasional

Seminar on The Artificial Reproductive

Biotechnologies for Buffalo. ICARD and

FFTC-ASPAC Bogor, Indonesia, August 29-

, 2006. pp. 68-78.

Murti, T.W., 2002. Ilmu Ternak Kerbau. Kanisius,

Yogyakarta.

Schoenin, 2005. Karakteristik Tingkah Laku

Kerbau Untuk Manajemen Produksi Yang

Optimal. Seminar Lokakarya Nasional

Usaha Ternak Kerbau 2008. Pusat Penelitian

Dan Pengembangan Peternakan Bogor.

Bogor.

Wikipedia. 2011. Diakses pada 08 Februari 2011

pukul 22 WIB.

Internet

Antaranews. 2015. Warga NTB Memilih Jadi TKI.

http://antaranews.com. Diunduh pada 20

Maret 2016 16:44

Indonesiamengajar. 2015. Tentang Indonesia

Mengajar. http://indonesiamengajar.org.

Diunduh pada 28 Maret 2016. 08:48 wita.

Kominfo. 2015. Pengguna Internet di Indonesia 63

Juta Orang. https://kominfo.go.id. Diunduh

pada 30 April 2016 06:54

Diterbitkan

2021-10-21

Terbitan

Bagian

Articles