HEGEMONI: JURNAL ILMU SOSIAL https://jurnal.uts.ac.id/index.php/hjis <p><em>Hegemoni: Jurnal Ilmu Sosial </em>adalah jurnal peer-review untuk publikasi karya ilmiah berupa jurnal di bidang ilmu-ilmu sosial. Jurnal ini merupakan wadah bagi Penulis, Peneliti, Dosen, Guru dan Mahasiswa di seluruh dunia yang berminat untuk menerbitkan karyanya. Jurnal Hegemoni diterbitkan oleh Program Studi Sosiologi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Teknologi Sumbawa. Jurnal ini terbit 2 kali dalam setahun pada bulan Juni dan Desember.</p> Program Studi Sosiologi en-US HEGEMONI: JURNAL ILMU SOSIAL Dampak Penggunaan Instagram Terhadap Etika Berbusana Pada Remaja Putri Di Desa Jotang Kecamatan Empang Kabupaten Sumbawa Tahun 2022 https://jurnal.uts.ac.id/index.php/hjis/article/view/2377 <p>Umumnya instagram merupakan salah satu media yang banyak di gunakan oleh banyak orang bahkan di kalangan remaja pun mereka aktif dalam menggunakan instagram. Busana merupakan salah satu jenis informasi yang paling banyak di cari oleh kalangan remaja khususnya remaja putri. Selain itu busan tentu memiliki fungsi sebagai pelindung tubuh baik dari alam maupun di lingkungan sekitar.. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Metode kualitatif bertujuan untuk menjelaskan fenomena dengan sedalam-dalamnya melalui pengumpulan data sedalam-dalamnya. Hasil penelitian menunjukan bahwa dari 8 orang informan yang di teliti menunjukan 64% remaja yang merasakan dampak negative dalam menggunakan instagram terhadap tumbuhnya prilaku tidak baik dalam etika berbusana. Kemudian menunjukan 70% yang merasakan dampak positif dalam menggunakan instagram terhadap prilaku etika berbusana pada remaja putri di desa jotang.</p> Yudi Yuliansyah Supriadi Copyright (c) 2022 HEGEMONI: JURNAL ILMU SOSIAL 2022-12-01 2022-12-01 1 1 28 14 Peran Media Sosial Tiktok Terhadap Perubahan Pola Interaksi Sosial Remaja di SMK Kesehata Al-Ma’arif Sumbawa Tahun 2022 https://jurnal.uts.ac.id/index.php/hjis/article/view/2366 <p>Media sosial berkembang sangat pesat sehingga menghadirkan berbagai macam aplikasi yang menarik banyak peminat,&nbsp; mempunyai banyak konten menarik dan unik sehingga muncul berbagai dampak pada pengguna, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran serta dampak positif dan negatif mediasosial tiktok terhadap perubahan pola interaksi sosial remaja di SMK Al-Ma’arif Sumbawa Tahun 2022 dengan menggunakan teori Interaksi Simbolik oleh George Herbert Mead, terdapat tiga konsep di teori ini yaitu <em>mind </em>(pikiran), <em>self </em>(diri ), <em>society </em>(masyarakat). Penelitian ini menggunakan metode penelitian&nbsp; kualitatif&nbsp; dengan metode pengumpulan data berupa wawancara,observasi, serta dokumentasi. Subjek penelitian ialah pengguna tiktok Siswa atau remaja SMK Al-Ma’arif Sumbawa. Temuan penelitian ini menunjukkan bahwa mediasosial tiktok berperan dalam perubahan pola interaksi remaja dan cenderung berdampak negatif pada interaksi karena kebanyakan remaja terlena akan konten yang direkomendasi sehingga berinteraksi secara langsung semakin jarang terjadi dikarenakan pengguna tiktok lebih senang menyendiri.</p> Laura Yuni Suryani Imam Yuliadi Copyright (c) 2022 HEGEMONI: JURNAL ILMU SOSIAL 2022-12-01 2022-12-01 1 1 18 21 Peran Ganda Perempuan Nelayan Pada Masyarakat Pesisir https://jurnal.uts.ac.id/index.php/hjis/article/view/2362 <p>Peran Ganda Perempuan Nelayan Pada Masyarakat pesisir Penelitian ini bertujuan <br>untuk mengkaji dan mengetahui mengenai bagaimana peran ganda perempuan nelayan <br>dalam memenuhi Kebutuhan Ekonomi di Desa Labuan Jambu yaitu berperan membagi <br>waktu pribadi dan membagi waktu sehari-hari urusan rumah untuk keluarga serta <br>kehidupan ekonomi. Seperti membantu suami mencari nafkah dalam hal menjual ikan, <br>menjadi pengikat rumput laut, serta menjadi penambang pasir sekaligus. Cara <br>mendistribusikan waktu masyarakat perempuan di desa labuan jambu yaitu bangun lebih <br>awal untuk mengurus rumah seperti, memasak untuk suami yang pulang dari melaut, dan <br>setelah selesai memasak istri nelayan akan menyambut suaminya pulang untuk di ambil <br>ikan hasil tangkapan suami untuk di jual. Jadi penelitian ini adalah partisipasi masyarakat <br>perempuan nelayan berkembang di labuan jambu lebih aktif namun tidak terlepas dari <br>peran suami pula. Hasilnya yaitu peran ganda perempuan nelayan pada masyarakat pesisir <br>harus di dukung dan diapresiasikan oleh pemerintah desa maupun pusat.</p> Aan Irwansyah Supriadi Copyright (c) 2022 HEGEMONI: JURNAL ILMU SOSIAL 2022-12-01 2022-12-01 1 1 11 17 Kontrol Orang Tua Terhadap Penggunaan Gadget Pada Anak Usia Dini Di Dusun Kalepee Desa Muer Kecamatan Plampang https://jurnal.uts.ac.id/index.php/hjis/article/view/2369 <p>Dalam penelitian ini terdapat tiga permasalahan yang di kaji, yaitu; (1). Bagaimana kontrol orang tua pada anak dalam penggunaan gadget di dusun kalepee? (2). Bagaimana penggunaan gadget pada anak usia dini di dusun kalepee? (3) Bagaimana dampak penggunaan gadget pada anak usia dini di dusun kalepee?. Sedangkan tujuan penelitian ini yaitu Untuk mengetahui kontrol &nbsp;orang tua pada anak dalam &nbsp;penggunaan gadget di dusun kalepee, Untuk mengetahui penggunaan gadget di dusun kalepee, Unruk mengetahui dampak dari penggunaan gadget di dusun kalepee. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian kualitatif diskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori kontrol sosial yang di cetuskan oleh Travis Hirschi. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penggunaan gadged pada anak usia dini di dusun kalepee desa muer yaitu untuk bermacam-macam seperti menonto vidio di youtobe, facebook, dan titktok tidak hanya itu anak- anak juga menonton vidio sambil belajar. Degan intensitas pemakaian 3-4 jam per hari. Gadged menimbulkan dampak positif dan negative&nbsp; bagi anak – anak di dusun kalepee desa muer, dampak positifnya seperti menambah wawasan, sebagai media pembelajaran dan hiburan. Dampak negatifnya bisa di lihat oleh orang-orang sekitarnya terutama para orangtuanya. Kontrol sosial yang dilakukan oleh orang tua pada saat anaknya mengggunakan gadged tergolong kontrol sosial preventif. Kontrol sosial previntif adalah tindakan kontrol sosial yang dilakukan sebelum terjadinya pelanggaran norma sosial yang berlaku dalam kehidupan masyarakat yang bertujuan menjaga situasi tetap kondusif.</p> Septi Adekantari Supriadi Copyright (c) 2022 HEGEMONI: JURNAL ILMU SOSIAL 2022-12-01 2022-12-01 1 1 22 27 Stigma Masyarakat Terhadap Vaksinasi Covid-19 Di Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa Tahun 2022 https://jurnal.uts.ac.id/index.php/hjis/article/view/2375 <p>Penelitian ini berjudul. Stigma Masyarakat Terhadap Vaksinasi Covid-19 Di Kelurahan Seketeng Kecamatan Sumbawa Tahun 2022 Yang dimana telah di rumuskan pada rumusan masalah diatas untuk mengetahui sebuah fenomena dan permasalahan yang masyarakat hadapi serta bertujuan untuk menguak informasi beserta solusi dari rumusan masalah yang di jelaskan. Adapun metode yang di gunakan dalam penelitian ini yaitu metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif, Teknik pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Dan ada dua macam Proses terbentuknya stigma masyarakat terhadap vaksinasi Covid-19. yaitu karena adanya Stigma dari keadaan yang telah terbukti <em>(Actual social identity</em>) dan&nbsp; Stigma dari keadaan yang di perlihatkan <em>(virtual social identity).</em> <em>Actual Social Identity,</em> Walaupun masyarakat sudah memiliki pengetahuan tentang vaksinasi covid-19 dan mengetahui manfaat maupun kegunaan vaksin akan tetapi, masyarakat masih memiliki keragu-raguan untuk melakukan vaksinasi covid-19<em>. Virtual Social Identity</em> Seperti yang terjadi pada masyarakat yang mendengar berita bahwa vaksin tidak halal yang akhirnya mereka meragukan status kehalalan vaksin, Masyarakat takut untuk melakukan vaksin karena di ketahui dari tetangganya bahwa vaksin bisa membuat orang sakit tambah sakit. Bentuk stigma Masyarakat Seketeng cenderung pada tipe stigma <em>Exsecrations of the body </em>(Ketimpangan Fisik) karena ada Masyarakat Seketeng yang merasakan badannya sakit berhari-hari yang akhirnya membuatnya tidak mau melakukan vaksinasi covid-19 selanjutnya. Stigma negatif masyarakat Seketeng&nbsp; terhadap vaksinasi Covid-19 membuat mereka cenderung tidak mau melakukan vaksinasi covid-19.</p> Nurhalifah Imam Yuliadi Copyright (c) 2022 HEGEMONI: JURNAL ILMU SOSIAL 2022-12-01 2022-12-01 1 1 1 10