PERANCANGAN TATA LETAK FASILITAS PADA BENGKEL BUBUT DAN LAS DI CV. RAIHAN TEKNIK

Authors

  • Yudhistira Putra Universitas Mulawarman

Keywords:

SLP, Perancangan Ulang Tata Letak Fasilitas, ARC, ARD, SRD

Abstract

Raihan Teknik merupakan bengkel bubut dan las yang bergerak di bidang manufaktur. Kondisi tata letak fasilitas pada CV. Raihan Teknik saat ini yaitu kantor, area bongkar muat, dan gudang bahan baku masih bergabung dengan tempat produksi. Selain itu penempatan mesin-mesin dan peralatan produksi yang tidak memperhatikan aliran proses produksi. Masalah yang dapat terjadi jika hal ini terus berlanjut maka akan terjadi pengulangan kegiatan yang menyebabkan terjadinya kelelahan terhadap karyawan disana serta inefisiensi waktu produksi yang mengakibatkan turunnya tingkat produktivitas produksi. Permasalahan ini dapat diselesaikan dengan metode Systematic Layout Planning (SLP). Metode ini dapat menyelesaikan permasalahan tata letak fasilitas pada CV. Raihan Teknik dengan tingkat kedekatan hubungan, perencanaan kebutuhan luas lantai, memperhitungkan jarak perpindahan material dan tata letak akhir. Luas area produksi CV. Raihan Teknik yang digunakan pada tata letak awal sebesar 64,5 m2. Dengan luas area tersebut di dalamnya terdapat kantor, area bongkar muat, gudang bahan baku, dan tempat produksi. Luas area yang dibutuhkan secara keseluruhan yaitu sebesar 189,03 m2. Berdasarkan kebutuhan area tersebut maka perlu area baru untuk memperluas area produksi CV. Raihan Teknik. Penambahan area tersebut diakomodasi oleh CV. Raihan Teknik dengan total area lahan yang tersedia sebesar 400 m2. Berdasarkan jarak perpindahan material, Activity Relationship Diagram (ARD), dan Space Relationship Diagram (SRD) maka alternatif tata letak usulan yang dipilih adalah alternatif II dengan penghematan sebesar 41% dari layout awal.

Published

2022-02-28

Issue

Section

Articles