PERBAIKAN EQUIPMENT PROSES PRODUKSI TX442 DENGAN KONSEP DESIGN FOR MANUFACTURE AND ASSEMBLING (DFMA) DI PT. SURYA TOTO INDONESIA Tbk

Authors

  • Wanto Sarwoko Universitas Pamulang

Keywords:

Design for manufacture and assembly, efisiensi, efektif, produktivitas

Abstract

Surya Toto Indonesia Tbk, cara melakukan efektivitas di semua lini proses, dari awal sumber material datang sampai dengan produk jadi siap kirim ke pemakai demi memenuhi kepuasan pelanggan. tujuan dari penelitian untuk mengetahui waktu proses produksi finished goods bath and shower mixer (tipe TX442) di ruko H1 line concealed assembling sebelum dilakukan perbaikan di PT. Surya Toto Indonesia, Tbk dan untuk mengetahui analisa perbaikan equipment pada proses produksi finished goods bath and shower mixer (tipe TX442) dengan pendekatan konsep design for manufacture and assembly di PT. Surya Toto Indonesia, Tbk.            Waktu proses produksi finished goods bath and shower mixer (tipe TX442) dengan jig periksa fungsi manual melalui proses identifikasi dan pengukuran waktu kerja dengan menggunakan sistem MOST total waktu proses produksi yang didapat adalah 17264 TMU atau 621.50 detik dan.            Analisa perbaikan equipment pada proses produksi finished goods bath and shower mixer (tipe TX442) dengan pendekatan konsep design for manufacture & assembly (DFMA) menggunakan metode Boothroyd-Dewhurst, menghasilkan efisiensi pengurangan komponen jig periksa fungsi dari 26 komponen menjadi 10 komponen tanpa mengurangi fungsi dan kualitas jig. Pendekatan konsep DFMA dinilai cukup efektif karena mampu menaikan nilai efisiensi desain dibandingkan dengan nilai efisiensi sebelumnya yaitu meningkat 3,3%. Kemudian menurunkan waktu perakitan (Assembly Time) sebesar 39,5% yaitu dari 266,04 detik menjadi 160,95 detik dari desain jig sebelumnya. Perubahan desain jig periksa fungsi juga berpengaruh besar terhadap penurunan waktu proses produksi bath and shower mixer tipe TX442 sebesar 15,64% yaitu dari 621,50 detik menjadi 524,30 detik per produk, dimana dari total waktu tersebut ada dua tahapan proses yang mengalami penurunan yaitu proses persiapan sebesar 12,43% yaitu dari 95,54 detik menjadi 83,66 detik dan proses periksa fungsi sebesar 36,86% yaitu dari 231,48 detik menjadi 146,16 detik. Kemudian berdampak pula terhadap pencapaian target produktivitas yang mengalami kenaikan sebesar 18,54% yaitu dari 42 Pcs menjadi 50 Pcs per hari.

Published

2022-02-28

Issue

Section

Articles