ANALISIS POTENSI BAHAYA PADA PT. INFRASTRUKTUR TERBARUKAN BUANA MENGUNAKAN METODE HAZARD IDENTIFICATION AND RISK ASSESSMENT (HIRA) LOMBOK TIMUR

Authors

  • Iksan Adiasa Universitas Teknologi Sumbawa

Keywords:

PT. Infrastruktur Terbarukan Buana, HIRA, K3, Kesehatan Kerja, Kecelakaan Kerja

Abstract

Kebutuhan akan listrik dalam kehidupan sangat berpengaruh terhadap aktifitas manusia. Salah satu perusahaan pembangkit listrik di Nusa Tenggara Barat adalah PT. Infrastruktur Terbarukan Buana. Berdasarkan observasi ditemukan potensi bahaya berupa kabel keluar ke permukaan tanah yang dapat menyebabkan kabel bocor sehingga berpotensi tersandung kabel, tersengat listrik hingga merenggut korban jiwa. Tujuan dilakukan penelitian ini yaitu untuk mencegah terjadinya kecelakaan saat bekerja. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Metode Hazard Identification and Risk Assesment (HIRA). Berdasarkan hasil identifikasi dan penilaian potensi bahaya yang telah dilakukan, terdapat 5 tingkat klasifikasi yaitu very high, priority 1, substantional, priority 3, danĀ  acceptable. Dari 5 aktivitas berbahaya terdapat 2 aktivitas berbahaya yang terbagi ke dalam very high, terdapat 1 sumber bahaya substantional, terdapat 1 sumber bahaya acceptable, dan terdapat 1 sumber bahaya priority 1. Diperlukan perbaikan berupa perbaikan jalan, melakukan penimbunan kembali kabel dengan kedalaman tanah kurang lebih 2 meter, membangun pondasi untuk menahan tanah, memberikan tanda peringatan bahwa adaya suara bising dipintu masuk pv box agar pekerja menggunakan alat pelindung telinga, dan dilakukan penggantian tanda bahaya. Diharapkan dari penelitian ini adalah agar kesehatan dan keselamatan kerja di PT. Infrastruktur Terbarukan Buana meningkat dan pekerja terhindar dari risiko kecelakaan kerja

Published

2022-02-28

Issue

Section

Articles