https://jurnal.uts.ac.id/index.php/jitsa/issue/feed Jurnal Industri dan Teknologi Samawa 2021-09-10T11:04:17+07:00 Ismi Mashabai jurnal.jitsa@uts.ac.id Open Journal Systems <p><strong>JITSA (Jurnal Industri &amp; Teknologi Samawa)</strong> adalah publikasi ilmiah yang dikelola oleh Program Studi Teknik Industri, Fakultas Rekayasa Sistem, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), Nusa Tenggara Barat.</p> <p><strong>Jurnal JITSA berfokus pada kajian tentang:</strong> (1) Sistem Manufaktur, (2) Riset Operasional, (3) Desain dan Pengembangan Produk, (4) Teknologi Manufaktur, (5) Studi Kerja, (6) Ergonomi, (7) Sistem Logistik, (8) Sistem Bisnis, ( 9) Rekayasa Kualitas dan Keandalan, (10) Sistem Informasi dan Manajemen Pengetahuan, (11) Pemodelan Sistem, (12) Optimalisasi Usaha Kecil Menengah (UKM), (13) Optimalisasi Sektor Publik, (14) Pendidikan Teknik Industri.</p> <p><strong>Jurnal diterbikan dalam 2 kali (setahun), yakni bulan </strong><strong>Februari</strong><strong> &amp; </strong><strong>Agustus.</strong></p> <p>Pengelola JITSA mengundang para mahasiswa, dosen, peneliti, dan praktisi industri untuk mempublikasikan hasil riset, gagasan pemikiran/konseptual pada bidang yang telah disebutkan.</p> https://jurnal.uts.ac.id/index.php/jitsa/article/view/1276 ANALISIS PENGENDALIAN PERSEDIAAN BATTERY MENGGUNAKAN METODE ECONOMIC ORDER QUANTITY (EOQ) DI SHOP & DRIVE FATMAWATI JAKARTA SELATAN 2021-09-09T21:43:07+07:00 Ruspendi ruspendi1083@gmail.com Syahreen Nurmutia syahreen23@gmail.com <p>Persediaan merupakan salah satu kegiatan manajemen yang penting yang berhubungan dengan biaya penyimpanan dan pemesanan. Untuk menekan kuantiti dan total biaya persediaan, dilakukan perhitungan dengan Metode <em>EOQ </em>(<em>Economic Order Quantity</em>) dalam proses pengadaan barang dagangan yaitu <em>Battery</em> Mobil dan <em>Battery</em> Motor. <em>EOQ</em> (<em>Economic Order Quantity</em>) adalah suatu model yang menyangkut tentang pengadaan atau persediaan barang pada suatu perusahaan. Dari hasil perhitungan diketahui bahwa kuantiti order yang ekonomis untuk <em>Battery</em> Mobil sebanyak 199 pcs perpesanan, dan <em>Battery</em> Motor sebanyak 68 pcs per pesanan, sedangkan fekuensi pembelian optimum <em>Battery</em> Mobil sebanyak 36 kali per tahun atau sekitar 3 kali per bulan dan <em>Battery</em> Motor sebanyak 14 kali per tahun atau sekitar 1 kali per bulan. Total biaya persediaan dengan Metode<em> EOQ</em> yaitu sebesar Rp 1.153.100, sehingga ada penghematan sekitar 3,9% dari total biaya aktual. Untuk <em>Battery</em> Motor hasil perhitungan total biaya persediaan dengan Metode <em>EOQ</em> yaitu sebesar Rp 369.000, dimana ada penghematan biaya persediaan sebesar 45,6 % dari total biaya aktual.</p> 2021-08-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Industri dan Teknologi Samawa https://jurnal.uts.ac.id/index.php/jitsa/article/view/1277 ANALISISA SISTEM MANUFAKTUR FLEKSIBEL DI PERUMDAM BATU LANTEH 2021-09-09T21:58:04+07:00 Ismi Mashabai ismi.mashabai@uts.ac.id Aji Pranata ajipranata723@gmail.com <p>Seiring perkembangan zaman dan persaingan industry yang semakin ketat akibat perubahan lingkungan bisnis memaksa pelaku-pelaku industri, baik sektor industri <em>manufaktur</em> maupun industri jasa untuk memikirkan cara-cara baru dalam memenangkan persaingan, untuk itu perusahaan harus mempunyai kemampuan merespon berbagai perubahan secara efisien. Kemampuan respon perusahaan ini akan dapat dicapai oleh perusahaan dengan sistem <em>fleksibilitas manufaktur</em>. Penggunaan system manufaktur fleksibel memungkinkan perusahaan dapat menurunkan biaya dan memvariasikan produksi dengan cepat sebagai tanggapan</p> 2021-09-10T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Industri dan Teknologi Samawa https://jurnal.uts.ac.id/index.php/jitsa/article/view/1278 PENGARUH LINGKUNGAN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PT. INFRASTRUKTUR TERBARUKAN CEMERLANG PLTS SENGKOL LOMBOK TENGAH 2021-09-09T22:12:20+07:00 Koko Hermanto koko.hermanto@uts.ac.id Iksan Adiasa iksan.adiasa@uts.ac.id Silvia Firda Utami silvia.firda.utami@uts.ac.id <p>Sumber Daya Manusia (SDM) merupakan salah satu faktor terpenting yang harus ada didalam sebuah perusahaan, karena SDM berfungsi sebagai motor penggerak yang dapat menggerakan faktor-faktor yang lainnya dengan tujuan untuk menjalankan segala jenis kegiatan yang terdapat didalam perusahaan. Salah satu yang perlu diperhatikan agar dapat mengembangkan SDM adalah dengan cara memperhatikan lingkungan kerja karyawan dalam perusahaan. Lingkungan kerja merupakan tempat atau lokasi yang terdapat disekitar pekerja dan digunakan untuk bekerja. Sementara Kinerja merupakan hasil akhir yang diberikan oleh seorang atau lebih karyawan kepada perusahaan sebagai timbal balik Berdasarkan tugas dan tanggung jawab yang telah diberikan. Semakin buruknya kinerja yang diberikan oleh karyawan kepada perusahaan maka semakin buruk produktivitas dan performansi perusahaan tersebut. Semakin baik kinerja yang diberikan karyawan kepada perusahaan, maka semakin baik pula produktivitas dan performansi perusahaan tersebut. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar pengaruh yang dihasilkan oleh lingkungan kerja terhadap kinerja yang diberikan kepada perusahaan serta membantu perusahaan dalam melakukan pengambilan keputusan untuk memperbaiki atau meningkatkan kualitas pengelolaan SDM dalam segi lingkungan kerja. Untuk memenuhi tujuan tersebut, maka metode yang digunakan dalam penelitian ini guna mengungkapkan seberapa besar pengaruh lingkungan kerja terhadap kinerja karyawan adalah dengan menggunakan metode regresi linear sederhana. Proses penyelesaian metode ini menggunakan software <em>Statistical Product and Service Solution</em> (SPSS) untuk lebih memudahkan peneliti dalam proses analisis dan pengolahan data. Berdasarkan dari tujuan &nbsp;penelitian ini, maka didapatkan hasil penelitian uji hipotesis T (uji parsial) dan F (uji simultan) sebesar 0,121 &gt; 0.05 yang dimaksudkan bahwa lingkungan kerja berpengaruh secara signifikan terhadap kinerja karyawan</p> 2021-08-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Industri dan Teknologi Samawa https://jurnal.uts.ac.id/index.php/jitsa/article/view/1279 ANALISIS BEBAN KERJA FISIK PEKERJA HELPER DENGAN METODE NORDIC BODY MAP (NBM) DAN BIOMEKANIKA DI PELINDO III CABANG BADAS KABUPATEN SUMBAWA BESAR 2021-09-10T10:08:50+07:00 Nurul Hudaningsih nurul.hudaningsih@uts.ac.id Dika Satria Mahardika mahardikad874@gmail.com <p>Keselamatan dan kesehatan kerja saat ini penting untuk dijalankan bagi setiap perusahaan agar pekerja dapat bekerja dengan aman dan produktif di lingkungan kerja. Keselamatan dan kesehatan kerja menjadi kewajiban yang harus dipenuhi oleh perusahaan bagi para pekerja. Prioritas utama dalam melakukan aktivitas pekerjaan adalah keselamatan pekerja. Setelah ada jaminan keselamatan pekerja, maka selanjutnya syarat kesehatan pekerja harus dipenuhi. Pemenuhan kesehatan yang prima ini bertujuan agar pekerja dapat produktif dan tidak mengalami gangguan kesehatan. Pada penelitian ini bertujuan untuk mengalisa beban kerja fisik pekerja <em>helper</em> yang menggunakan <em>Nordic Body Map</em> (NBM) dan Biomekanika sebagai metodenya. Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif. Hasil penelitian yaitu dilihat pada potensi beban kerja fisik pekerja <em>helper</em> di area kerja memiliki tingkat beban kerja yang tinggi sehingga dapat menyebabkan resiko cedera pada pekerja <em>helper.</em> Dikarenakan kedua nilai <em>Lifting Index</em> ? 1 dan keluhan dalam pengisisan kuisioner <em>NBM</em>, termasuk dalam tingkatan resiko yang tinggi. Kemudian pada Tingkat keparahan cedera pada otot-otot para pekerja <em>helper </em>yang paling tinggi terjadi pada otot bagian bahu dikarenakan rata-rata penilaian kuisioner berada pada rentang nilai “Tinggi”. Dimana nilai untuk pekerja <em>helper </em>1 memiliki nilai 88 dan <em>helper </em>2 memiliki nilai 90. Dimana pemilihan poin (SS) Sangat Sakit lebih dominan dibandingkan dengan pemilihan poin lainnya pada kuisioner <em>NBM.</em></p> 2021-08-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Industri dan Teknologi Samawa https://jurnal.uts.ac.id/index.php/jitsa/article/view/1281 ANALISIS KERUSAKAN PADA MESIN GER ALSTHOM FR DI PLTM BAMBALO PT. PLN (PERSERO) ULP POSO MENGGUNAKAN TREE DIAGRAM DAN CORRECTIVE MAINTENANCE 2021-09-10T11:04:17+07:00 Iksan Adiasa iksan.adiasa@uts.ac.id Asni Utari Ramadhani Lasina asniutari1@gmail.com Ismi Mashabai ismi.mashabai@uts.ac.id <p>PLTM Bambalo merupakan sebuah pembangkit mini hidro yang beroperasi dibawah naungan PT. PLN (Persero) ULP Poso. Mesin GER Alsthom FH pada PLTM Bambalo PT. PLN (Persero) kerap kali mengalami kerusakan yang terjadi secara tiba-tiba seperti mesin yang mengalami breakdown dan gangguan elektrik yang berupa korsleting arus listrik. Hal ini dapat menghambat dalam proses produksi energi listrik, sehingga diperlukannya peninjauan lebih lanjut terhadap mesin GER Alsthom FH yang ada di PLTM Bambalo PT. PLN (Persero) ULP Poso. Penyelesaian masalah tersebut dilakukan dengan menggunakan <em>Tree Diagram</em> dan <em>Corrective Maintenance</em>. Hasil didapatkan bahwa faktor yang menyebabkan mesin rusak yaitu mesin breakdown, Gangguan elektrik, Bak penenang kotor, Pintu air kotor dan Pintu air rusak. Dalam meminimalisir kerusakan yang terjadi terhadap mesin tersebut, dilakukan menggunakan <em>corrective maintenance</em> berupa membuat jadwal perawatan mesin yang terperinci dilakukan setiap hari, per 2 jam sekali dan dilakukan pershift. Diharapkan dengan penelitian ini perusahaan dapat meningkatkan produktivitas mesin GER Alsthom FR di &nbsp;PLTM Bambalo PT. PLN (Persero) ULP Poso.</p> 2021-08-31T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2021 Jurnal Industri dan Teknologi Samawa