Unsur Kelisanan dalam Tradisi Nganyang pada Masyarakat Jereweh

Penulis

  • Muhammad Hafis Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Psikologi dan Humaniora, Universitas Teknologi Sumbawa
  • Rahmin Meilani Putri Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Psikologi dan Humaniora, Universitas Teknologi Sumbawa

Kata Kunci:

kelisanan, tradisi, nganyang

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur kelisanan dalam tradisi nganyang. Peneliti berusaha mengungkap bagaimana ritual membaca mantra sebelum melakukan nganyang, makna yang terkandung di dalamnya dan apa hubungan membaca mantra sebelum melakukan nganyang dalam masyarakat Jereweh. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan langkah observasi di lokasi penelitian, pencatatan, perekaman, dan wawancara yang dianggap mendukung pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian. Analisis data dialkukan dengan mengolah data yang dihasilkan dan menjawab persoalan penelitian dengan menggunakan teori kelisanan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kegiatan ritual atau pembacaan doa yang dilakukan sebelum oleh kelompok pemburu yang dipimpin oleh seorang sandro. Ritual tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghantar suatu kelompok pemburu, namun juga sebagai tameng atau pelindung dalam melakukan kegiatan perburuan. Tradisi nganyang merupakan salah satu warisan budaya lokal yang patut dan harus dilestarikan.

Referensi

Afryanto, S. (2014). Teori Kebudayaan. Prodi Pencipta dan Pengkajian Seni STSI Bandung.

Ardiansa, J. (2023). Nganyang: Tradisi Berburu Masyarakat Sumbawa. Etnis.Id.

Endraswara, S. (2006). Metode, Teori, Teknik Pengumpulan Kebudayaan. Pustaka Widyatama.

Endraswara, S. (2016). Metodologi Penelitian Ekologi Sastra: Konsep, Langkah, dan Penerapan. CAPS.

Indonesia, U. (2013). Tradisi Nganyang di Kabupaten Sumbawa. Jnana: Media Infomasi Sejarah, Sosial Dan Budaya, 8 (2), 285–302.

Muhammad Tomi, Wiwik Sushartami, M. D. M. (2020). Konstruksi Gender melalui Senjata Tradisional Bé. Rang di Sumbawa Nusa Tenggara Barat. Jurnal Kajian Seni, 7 (1).

Putri, T. H. & R. M. (2023). Hegemoni pada Mitos Sumur Ai Masam di Desa Batu Bulan Kecamatan Moyo Hulu Kabupaten Sumbawa. MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya), 1 (2).

Ratna, N. K. (2017). Antropologi Sastra: Peranan Unsur-Unsur Kebudayaan dalam Proses Kreatif. Pustaka Pelajar.

Vansina, J. (2014). Tradisi Lisan sebagai Sejarah. Ombak.

Zulkarnain, A. (2015). Tradisi dan Adat Istiadat Samawa. Ombak.

Diterbitkan

2024-03-30

Cara Mengutip

Hafis, M., & Putri, R. M. (2024). Unsur Kelisanan dalam Tradisi Nganyang pada Masyarakat Jereweh. MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya), 2(1), 1-10. Diambil dari https://jurnal.uts.ac.id/index.php/mantra/article/view/3962

Terbitan

Bagian

Articles