https://jurnal.uts.ac.id/index.php/mantra/issue/feed MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) 2024-06-06T23:57:32+07:00 Rahmin Meilani Putri sastra.indonesia@uts.ac.id Open Journal Systems <p>MANTRA adalah jurnal yang diterbitkan oleh Program Studi Sastra Indonesia, Fakultas Psikologi dan Humaniora, Universitas Teknologi Sumbawa. Jurnal ini merupakan jurnal penelitian yang memublikasikan berbagai laporan hasil penelitian, studi kepustakaan, dan tulisan ilmiah dalam bidang bahasa dan sastra Indonesia. Setiap artikel yang diterbitkan pada jurnal MANTRA akan melalui proses penilaian sejawat (peer-review). Jurnal ini tersedia dalam bentuk daring dan sangat menjunjung tinggi etika publikasi serta tidak membenarkan segala bentuk plagiarisme. Terbit secara berkala dua kali setahun pada bulan Maret dan Oktober.</p> <p>Jurnal MANTRA diterbitkan pertama kali pada Maret 2023 sesuai dengan Surat keputusan BRIN nomor 29878969/II.7.4/SK.ISSN/07/2023 per tanggal 3 Juli 2023. MANTRA menerbitkan artikel yang secara konseptual relevan dengan perkembangan dan kemajuan ilmu pengetahuan bidang bahasa dan sastra Indonesia, seperti studi linguistik, studi sastra, dan kajian budaya. Fokus dan ruang lingkup artikel ilmiah yang mencakup atau berkontribusi pada isu-isu kritis bahasa dan sastra. Ruang lingkup kajian yang dimaksud adalah fonologi, morfologi, sintaksis, analisis wacana, semantik, pragmatik, sosiolinguistik, psikolinguistik, antropolinguistik, dialektologi, sosiologi sastra, psikologi sastra, feminisme, semiotika, filologi, kritik sastra, antropologi sastra, sastra lisan, dan tradisi lisan, serta kajian-kajian bahasa dan sastra lainnya. Mantra juga menerima segala bentuk penelitian berbasis budaya yang memliki unsur kelisanan (teks sastra).</p> https://jurnal.uts.ac.id/index.php/mantra/article/view/4158 Prinsip Kesantunan Berbahasa pada Pidato Anies Baswedan dalam Sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum Mahkamah Konstitusi Teori Leech (Kajian Pra 2024-06-06T23:57:32+07:00 Nurhaliza Hanalia Putri nurhalizahanalia@gmail.com Sabbih Fadhillah Saputri fadhillahsaputri@gmail.com Nabila Husna Kusuma nabilahusnakusuma11@gmail.com Ruth Lisrani Sihombing rutsihombing19@gmail.com Asrul Siregar asrul@usu.ac.id Siti Ayu Nurhidayati sitiayu@students.usu.ac.id <p>Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kesantunan berbahasa pada pidato Anies Baswedan dalam sidang PHPU MK serta menjelaskan setiap data yang digunakan tergolong ke dalam maksim mana saja. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode simak catat dengan objek penelitiannya adalah pidato Anies Baswedan dalam sidang PHPU MK. Berdasarkan hasil penelitian ditemukan lima belas data yang terdiri dari tiga maksim kebijaksanaan, dua maksim kedermawanan,&nbsp; empat maksim penghargaan, tiga maksim kesederhanaan, dua maksim permufakatan, dan satu maksim kesimpatian. Dengan maksim yang paling dominan adalah maksim penghargaan.</p> 2024-03-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) https://jurnal.uts.ac.id/index.php/mantra/article/view/3963 Analisis Perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia pada Masyarakat Sumbawa 2024-04-15T11:22:18+07:00 Alifya Nur Anggraeny alifyanurabnggraeny@gmail.com Krisnanda Calvin Pattipeilohy Wisnawadewa@gmail.com Melina Pattipeilohy melinaa3005@gmail.com <p>Ejaan Bahasa Indonesia (EBI) merupakan cara penulisan tata bahasa yang jelas dan tepat yang berlaku sejak tahun 2015 hingga saat ini. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 24 Desember 2023 sampai dengan 28 Desember 2023 dengan tujuan untuk mempelajari perkembangan ejaan bahasa Indonesia pada masyarakat Sumbawa. Informasi&nbsp; dan observasi dianalisis secara interaktif dan dieksplorasi secara rinci untuk memberikan kejelasan. Analisis dilakukan dengan cara mengorganisasikan dan mendeskripsikan satuan-satuan, mengintegrasikan dan mengorganisasikan ke dalam pola-pola, memilih apa yang penting dan apa yang akan dipelajari, serta menarik kesimpulan. Sejak masa penjajahan Belanda hingga saat ini, perkembangan Ejaan Bahasa Indonesia telah mengalami perubahan. Meski perubahan ejaan tersebut diterima oleh sebagian masyarakat, sebagian masyarakat lainnya mengatakan akan sulit beradaptasi dengan ejaan baru tersebut karena masyarakat sudah mengetahui bahasa Indonesia yang&nbsp; dipengaruhi oleh bahasa daerah. Faktor-faktor yang menyebabkan kesalahan penggunaan Ejaan Bahasa Indonesia antara lain kesalahan&nbsp; ejaan yang terus-menerus, kurangnya kompetensi Ejaan Bahasa Indonesia (EBI), dan kurangnya contoh penulisan kalimat yang sesuai dengan Ejaan Bahasa Indonesia (EBI).</p> 2024-03-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya) https://jurnal.uts.ac.id/index.php/mantra/article/view/3962 Unsur Kelisanan dalam Tradisi Nganyang pada Masyarakat Jereweh 2024-04-03T05:53:00+07:00 Muhammad Hafis bismillahirrohmanirrahim29@gmail.com Rahmin Meilani Putri rahmin.meilani@uts.ac.id <p>Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan unsur kelisanan dalam tradisi <em>nganyang</em>. Peneliti berusaha mengungkap bagaimana ritual membaca mantra sebelum melakukan <em>nganyang</em>, makna yang terkandung di dalamnya dan apa hubungan membaca mantra sebelum melakukan <em>nganyang</em> dalam masyarakat Jereweh. Penelitian ini merupakan sebuah penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan langkah observasi di lokasi penelitian, pencatatan, perekaman, dan wawancara yang dianggap mendukung pengumpulan data yang diperlukan dalam penelitian. Analisis data dialkukan dengan mengolah data yang dihasilkan dan menjawab persoalan penelitian dengan menggunakan teori kelisanan. Hasil penelitian menunjukkan adanya kegiatan ritual atau pembacaan doa yang dilakukan sebelum oleh kelompok pemburu yang dipimpin oleh seorang <em>sandro</em><em>.</em> Ritual tersebut tidak hanya berfungsi sebagai penghantar suatu kelompok pemburu, namun juga sebagai tameng atau pelindung dalam melakukan kegiatan perburuan. Tradisi <em>nganyang</em> merupakan salah satu warisan budaya lokal yang patut dan harus dilestarikan.</p> 2024-03-30T00:00:00+07:00 Hak Cipta (c) 2024 MANTRA: Jurnal Sastra Indonesia (Sastra, Bahasa, Budaya)